Senin, 17 Februari 2014

Cara Membuat Gelang dari Botol Plastik Bekas

Hmm.. di rumah banyak botol plastik bekas minum mau diapain, ya? Benang jahit jarang dipake juga. oh.. iya! kenapa gak di buat gelang aja? kebetulan banget di rumah gelang2 udah pada ilang, gak tau kemana. tapi pikir2 dulu. gimana caranya, ya? eh.. di bawah ini udah ada caranya! lumayan.. langsung dilirik aja...

1. Alat dan Bahan:
    - benang rajut/katun/wol/pita atau bisa diganti benang jahit (pilih aja)
    - botol plastik bekas
    - gunting/cutter
    - double tape
    - lem UHU

2. Cara Membuat:
      - siapkan botol plastik bekas dan gunting/cutter. lalu, potong/gunting badan botol (lihat gambar)
     
      - lalu gunting/potong lagi badan botol. guntinglah badan botol yg jaraknya 4 cm dari guntingan / potongan tadi dan jadilah bentuk gelang. dan sesuaikan juga ukuran lebar gelangnya dengan pergelangan tanganmu. jika terlalu sempit, potonglah salah satu sisi gelang (ingat satu saja). kalian bisa lihat  contoh hasilnya dibawah ini (yg ditandai huruf a)
                            (a).                                      (b)
               
      - berilah double tape di sepanjang potongan botol tadi. lalu, balutlah potongan botol tadi  dengan benang jahit/wol/katun/pita dengan cara digulung dan caranya juga bisa dilihat dari gambar diatas dengan ditandai huruf b. sampai ke gambar dibawahnya.
      kalau ingin lebih jelas caranya, ini di gambarnya:
 gampang kan caranya? hasilnya juga.   woww baguuus.... kalau dari tulisan kalian pasti bingung, tapi kalau dari gambar kalian gak bakal bingung. jadi ...
!!!SELAMAT BERKARYA!!!

catatan penulis blog: jika ada kata2 yg tidak dimengerti, mohon beritahu saya melalui komentar di kotak komentar yg telah ada

Field Trip ke Pembuatan Batik

Description: Field Trip ke Pembuatan Batik
Field Trip ke Pembuatan Batik
Description: b3
Cairan malam yang dipanaskan untuk membuat batik cap.
Teman-teman di Jabodetabek, mau field trip  ke pembuatan batik? Salah satu tempat melihat pembuatan batik di Jakarta adalah di Kampung Batik Betawi Terogong. Letaknya di Jalan Terogong III, Cilandak, Jakarta Selatan.
Kampung batik ini memang bisa dikunjungi anak-anak sekolah. Tentunya, janjian dulu, ya, supaya para pengrajinnya bisa menyiapkan berbagai kebutuhan kunjungan. Guru atau orang tuamu mungkin bisa membantu menghubungi kampung batik ini.
Apa saja, ya, yang bisa dilihat di Kampung Batik Betawi Terogong ini? Di sana, kita bisa melihat pembuatan batik tulis dan batik cap.
Untuk batik tulis, kita bisa mengamati bagaimana para pengrajinnya mencorek. Artinya, pengrajian menyalin motif batik di kertas ke atas kain polos. Setelah kain polos digambari motif batik, pengrajin siap mencanting. 
Description: b2
Alat cap diletakkan di atas kain polos. Cap, cap! Motif batik pun tertempel di kain.
Untuk batik cap, kita bisa mengintip cara pengrajin mengecap batik. Alat capnya mirip setrika, lo. Cap, cap, cap! Satu demi satu gambar dicap ke atas kain berulang kali. 
Baik batik tulis maupun batik cap, menggunakan bahan yang sama, yaitu cairan malam yang dipanaskan. Yang membedakan adalah alat dan cara membatiknya. 
Description: b4
Setelah dicap dan dicanting, kain batik siap diwarnai.
Setelah mengamati kain dilukis menjadi batik, kita bisa melihat cara kain batik diwarnai. Kain dicelupkan di cairan berwarna. Setelah itu, barulah dijemur. Selesai dijemur, kain akan dicelupkan ke cairan warna lain jika pengrajin menginginkan kain batik yang berwarna-warni.
Kemudian, kain dicuci dan dijemur. Tralaaa… Jadilah batik yang indah dan siap dikenakan atau dijahit menjadi pakaian! Wah, melihat pembuatannya langsung, pasti lebih asyik. Tertarik berkunjung ke sana?   
Teks dan foto : lita*

Sumber: www.kidnesia.com/Kidnesia/Potret-Negeriku/Jalan-Jalan/Field-Trip-ke-Tempat-Pembuatan-Batik

Rahasia Debu Gunung Kelud

Rahasia Debu Gunung Kelud
Rahasia Debu Gunung Kelud
Rahasia Debu Gunung Kelud
Gunung Kelud meletus. Debunya menyembur sampai jauh sekali. Sampai provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Samudra Hindia. Sementara itu, daerah dekat Gunung Kelud, seperti kota Malang dan Blitar, malah tidak terkena debunya. Kenapa debu letusan Gunung Kelud bisa terbang jauh ke barat hingga Samudra Hindia?
Kilat Dulu, Baru Meletus
Gunung Kelud terletak di antara kota Malang, Blitar, dan Kediri. Tingginya mencapai 5678 kaki atau 1308 meter. Gunung Kelud termasuk gunung berapi  yang aktif.
Pada malam hari tanggal 13 Februari 2014, Gunung Kelud meletus. Api, batu, dan debu tersembur dari kawah Gunung Kelud. Semburan debunya  mencapai ketinggian lebih dari 10.000 meter.
Ssst, sebelum meletus, puncak Gunung Kelud dipenuhi dengan kilat-kilat dan bunyi gemuruh, lo. Penduduk sekitar Gunung Kelud menyebut pemandangan kilat sebelum Gunung Kelud meletus sebagai Thad Thid. Wah, pemandangan Thad Thid itu sungguh indah, tapi sangat menyeramkan.
Dibawa Angin ke Barat
Tentu saja, daerah sekitar Gunung Kelud mengalami hujan debu. Uniknya, kota-kota di sekitar Gunung Kelud ada yang tidak terkena hujan debu, lo. Contohnya, kota Malang dan Blitar tidak mengalami hujan debu.
Rupanya, penyebaran hujan debu sangat dipengaruhi angin. Saat ini angin yang bertiup di ketinggian 10.000 meter adalah angin yang mengarah ke barat. Jenis angin ini bertiup sangat kencang. Sehingga debu letusan Gunung Kelud terbang jauh sekali, ke arah barat. Sampai ke daerah Solo, Yogyakarta, Jawa Barat, dan Samudra Hindia. Bayangkan, dalam waktu 15 jam, debu letusan Gunung Kelud sudah sampai  kota Lembang, Jawa Barat.
Hujan debu Gunung Kelud juga menimpa daerah-daerah di sebelah timur laut Gunung Kelud.  Soalnya, angin pada ketinggian di bawah 10.000 meter, bertiup ke arah timur laut. Oleh karena itu, daerah Madura dan Surabaya juga mengalami hujan debu Gunung Kelud. Ssst, ada lagi keajaiban debu Gunung Kelud. Debu yang tersebar jauh dari Gunung Kelud, justru mengandung banyak silika.
arah debu gunung kelud
Arah debu Gunung Kelud ditunjukkan gambar satelit antariksa. Foto: BMKG-NOAA.
Bukan Hanya Sekali
Gunung Kelud sudah meletus berkali-kali. Letusan terbesar terjadi pada tahun 1587. Sekitar 10.000 orang tewas saat letusan tahun 1587. Penyebabnya, letusan Gunung Kelud pada masa itu disertai semburan air. Sebanyak 40 juta meter kubik air tersembur dari kawah Gunung Kelud. Banjir lumpur dan air pun melanda daerah sekitar Gunung Kelud hanya dalam waktu 1 jam. Sebanyak 104 desa langsung ludes ditimpa air bah Gunung Kelud pada masa itu.
Semburan air Gunung Kelud pada saat itu berasal dari danau di kawah Gunung Kelud. Sampai sekarang kawah Gunung Kelud masih memiliki danau.
Untungnya, Pemerintah Belanda punya ide membangun terowongan air. Air danau di kawah tersebut dibuang melalui terowongan. Terowongan air  itu masih ada sampai sekarang. Pemerintah Indonesia menamai terowongan air itu sebagai Terowongan Ampera. Terowongan Ampera berhasil mempertahankan jumlah air danau hanya 2,5 juta meter kubik. Jumlah tersebut dianggap tidak berbahaya saat Gunung Kelud meletus.
Wah, pintar ya para ilmuwan gunung api itu! Berkat terowongan air Ampera, bahaya letusan Gunung Kelud dapat dikurangi.
(Johanna Ernawati)
Sumber: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Informasi Gunung Api. Informasi Aktivitas Gunung Kelud 14 Februari 2014.

Lovebird, Burung Mungil yang Cantik

Lovebird, Burung Mungil yang Cantik
Description: Lovebird, Burung Mungil yang Cantik
Lovebird, Burung Mungil yang Cantik
Lovebird  atau burung cinta adalah burung kecil yang cantik dan lincah. Warna utamanya hijau yang dipadu dengan warna-warni lain. Paduan warna itu tergantung dari jenisnya. Ada warna hijau yang dipadu dengan warna merah, hitam, abu-abu, hijau muda, jingga, atau kuning
Burung lovebird termasuk dalam spesies Agapornis . Agapornisberasal dari bahasa Yunani yaitu agape dan ornis .  Agape artinya cinta. Ornis   artinya burung.
Disebut lovebird karena burung ini setia pada pasangannya.
Burung lovebird hidup berkelompok. Biasanya terdiri dari 5 hingga 20 ekor burung, Mereka suka tinggal di dataran rumput yang tinggi atau di sekitar perbukitan dan dekat dengan sumber air. Mereka makan biji-bijian. Misalnya jagung, padi, dan wijen. 
Description: lovebird edited
Burung Lovebird yang berwarna warni
Ada 9 jenis burung lovebird. Delapan jenis berasal dari Afrika. Satu jenis lainnya dari Madagaskar. Kesembilan jenis burung lovebird itu adalah:
  • Agapornis pullarius (Red-headed Lovebird atau red faced Lovebird)
  • Agapornis taranta (Black-winged Lovebird
  • Agapornis swindernianus (Black-collared Lovebird)
  • Agapornis personatus (Yellow-collared Lovebird)
  • Agapornis lilianae (Lilian's Lovebird)
  • Agapornis nigrigenis (Black-cheeked Lovebird)
  • Agapornis roseicollis ) Peach Faced Lovebird)
  • Agapornis fischeri  (Fischer Lovebirds )
  • Agapornis personata) (Black Masked lovebird)
Enam jenis burung teratas merupakan jenis burung lovebird yang langka. Tiga jenis burung terbawah banyak dipelihara orang. Ya, burung lovebird memang

suka dimanja, cepat jinak, dan menggemaskan. Sehingga banyak yang menyukainya.

Minggu, 16 Februari 2014

DIARY ELEKTRONIK ku? ya.. blog ini!



wahh.. aku bingung mau nulis apa yaa disini? hmm.. gara-gara terlalu seneng nih karena baru buat blog yg namanya agak alay, karena nama blognya juga hampir sama dengan nama e-mailnya (kakakku yg buat e-mailku dan buat e-mailku agak asal2an) ya ini di blognya :nadiacute26.blogspot.com. hapalin yaaaa...

tulisan pertamaku di blog ini

Ini tulisan pertamaku (tulisan yg baru dicoba ditulis di blog ini)