
Field Trip ke Pembuatan
Batik

Cairan malam yang dipanaskan untuk
membuat batik cap.
Teman-teman di Jabodetabek, mau field trip ke
pembuatan batik? Salah satu tempat melihat pembuatan batik di Jakarta adalah di
Kampung Batik Betawi Terogong. Letaknya di Jalan Terogong III, Cilandak,
Jakarta Selatan.
Kampung batik ini
memang bisa dikunjungi anak-anak sekolah. Tentunya, janjian dulu, ya, supaya
para pengrajinnya bisa menyiapkan berbagai kebutuhan kunjungan. Guru atau orang
tuamu mungkin bisa membantu menghubungi kampung batik ini.
Apa saja, ya, yang
bisa dilihat di Kampung Batik Betawi Terogong ini? Di sana, kita bisa melihat
pembuatan batik tulis dan batik cap.
Untuk batik tulis,
kita bisa mengamati bagaimana para pengrajinnya mencorek. Artinya, pengrajian
menyalin motif batik di kertas ke atas kain polos. Setelah kain polos digambari
motif batik, pengrajin siap mencanting.

Alat cap diletakkan di atas kain polos.
Cap, cap! Motif batik pun tertempel di kain.
Untuk batik cap, kita
bisa mengintip cara pengrajin mengecap batik. Alat capnya mirip setrika, lo.
Cap, cap, cap! Satu demi satu gambar dicap ke atas kain berulang kali.
Baik batik tulis
maupun batik cap, menggunakan bahan yang sama, yaitu cairan malam yang
dipanaskan. Yang membedakan adalah alat dan cara membatiknya.

Setelah dicap dan dicanting, kain batik
siap diwarnai.
Setelah mengamati kain
dilukis menjadi batik, kita bisa melihat cara kain batik diwarnai. Kain
dicelupkan di cairan berwarna. Setelah itu, barulah dijemur. Selesai dijemur,
kain akan dicelupkan ke cairan warna lain jika pengrajin menginginkan kain
batik yang berwarna-warni.
Kemudian, kain dicuci
dan dijemur. Tralaaa… Jadilah batik yang indah dan siap dikenakan atau dijahit
menjadi pakaian! Wah, melihat pembuatannya langsung, pasti lebih asyik.
Tertarik berkunjung ke sana?
Teks dan foto : lita*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar